Sejarah Camera CCTV Dan Perkembanganya

Sejarah Camera CCTV Dan Perkembanganya

Sejarah cctv
CCTV adalah sistem televisi sirkuit tertutup yang digunakan untuk mengamati dan merekam gambar atau video dari lokasi tertentu secara real-time atau untuk ditinjau di kemudian hari, awal mula 1940 han penemu camera CCTV Insinyur Jerman bernama Walter Bruch diakui sebagai penemu sistem CCTV pertama, Tahun dan Tempat Sistem CCTV pertama kali diperkenalkan pada tahun 1942 di Jerman oleh perusahaan Siemens AG, Awalnya CCTV digunakan untuk tujuan militer, yaitu untuk memantau uji coba peluncuran roket V-2 pada jarak yang aman selama Perang Dunia II,Teknologi Awal Sistem ini masih menggunakan kamera analog dengan resolusi rendah dan hasil gambar hitam putih. Perekaman pun masih dilakukan secara manual atau menggunakan teknik reel-to-reel yang kurang efisien, dan biasanya 1 kamera terhubung ke 1 monitor, Setelah perang Amerika Serikat mulai menggunakan CCTV secara komersial pada tahun 1949 dengan nama produksi Vericon.

Perkembangan Era analog pada tahun 1960-an hingga 1980-an

Penggunaan Publik: Pada tahun 1960-an, Inggris mulai memasang sistem CCTV di tempat-tempat umum, seperti jalan dan stasiun, untuk memantau kerumunan dan lalu lintas,VCR (Video Cassette Recorder): Sekitar tahun 1970-an, muncul teknologi VCR yang memungkinkan rekaman dari CCTV disimpan dengan lebih mudah dan perekaman dapat dilakukan secara otomatis, meningkatkan popularitas CCTV, Multiplexer VCR Selanjutnya, sistem Multiplexer VCR memungkinkan satu monitor dapat menampilkan gambar dari beberapa kamera, mengurangi biaya operasional.
Sejarah cctv

Revolusi Digital 1990-an hingga Sekarang

  1. DVR (Digital Video Recorder) Pada tahun 1990-an, teknologi DVR merevolusi sistem CCTV. DVR memungkinkan perekaman video menjadi format digital, menghasilkan resolusi gambar yang lebih tinggi dan penyimpanan yang lebih besar, 
  2. CCTV Digital/Jaringan (IP Camera): Perkembangan signifikan terjadi dengan munculnya kamera berbasis IP (Internet Protocol).
  3. IP Camera terhubung ke jaringan internet/lokal (network) dan dapat diakses dari mana saja.
  4. Kualitas gambar meningkat drastis (resolusi HD, Full HD, hingga 4K).
  5. Penggunaan NVR (Network Video Recorder) untuk merekam dan mengelola video dari IP Camera.
  6. Fitur-fitur canggih seperti deteksi gerakan, analisis video cerdas (misalnya, pengenalan wajah atau plat nomor), serta kemampuan PTZ (Pan-Tilt-Zoom) menjadi standar.
  7. CCTV di Indonesia: Pengenalan CCTV di Indonesia dimulai sekitar tahun 1995, awalnya terbatas pada gedung perkantoran.
Saat ini, CCTV telah menjadi bagian integral dari sistem keamanan, digunakan di berbagai sektor seperti militer, transportasi, perbankan, perkantoran, hingga rumah tangga pribadi.